Aku nggak tau apakah ini harus kutulis? tapi aku mau mengungkapkannya karena aku suka mengenang memori indah bersamanya.
Hari itu untuk pertama kalinya aku masuk SMA di tahun 2005. Aku bersekolah di luar kota di daerah Jawa Tengah, disanapun aku berasrama jadi aku akan jauh dari orangtua. Tepatnya adalah malam itu ketika semua penghuni asrama telah tiba, yang kumaksud adalah semua kakak kelas,karena aku dan teman-teman memang tiba lebih awal untuk mengikuti MOS. Di asramaku memang ada tradisi perkenalan asrama dengan masing-masing unit. Unit adalah pembagian berdasarkan ruangan dan angkatan misalnya unit angela untuk kelas 1, unit marcelina untuk kelas 2 dst. Oh ya di asramaku bukan hanya wanita saja tetapi ada juga pria tapi asrama kami dipisahkan hanya dengan sebuh gerbang,gerbang cinta namanya,aku akan menjelaskan ini nantinya.
Kembali ke malam itu, ya katanya tiap unit harus mempersiapkan penampilan mereka saat perkenalan, entah menyanyi, drama ataupun apapun dan diakhir penampilan ketua unit akan memperkenalkan masing-masing dari unitnya. Unitku adalah unit Angela. Aku ingat sekali saat itu bagaimana aku dan teman-teman masih merasa malu sekali untuk memperkenalkan diri, aku dan teman-teman menyanyikan. Beginilah syairnya kalau aku tidak salah.
Sekolah Sedes merupakan tempat belajar yang asik
Oh senangnya aku senang sekali
Kalau begini akupun jadi betah
Berusaha mengejar cita-cita
Matahari menyinari semua perasaan cinta
Kita semua akan bertahan disini
tu,wa ga,pat
aaaaaaa
sesa sedes sapientie
sekolah paling seru tiada duanya
diantara sekolah swasta (ini kata2 paling bohong setelah aku dan teman-teman merasakannya hahaha)
Ya kira-kira begitulah syairnya. Yang mau aku ceritakan bukan teman-temanku tapi dia. Dia adalah kakak kelas 3, mereka dari unit Asisi, asrama pria. Aku duduk paling belakang,saat itu aku memang cukup pendiam dan pemalu. Mereka menampilkan sebuah drama kalau aku tidak salah. Dia sebagai narator banyak berceloteh dan bergurau dan itu sangatlah lucu, aku menyukainya, aku menyukai gurauan dia. Aku tiba-tiba berkata dalam hati 'kakak ini lucu ya, siapa namanya' hanya itu yang kukatakan tidak ada yang lainnya. Ya, dia meninggalkan kesan yang baik padaku untuk pertama kalinya. Dan setelah malam perkenalan itu, banyak sekali surat-surat datang dari asrama pria untuk mengajak kenalan tapi surat itu bukan untukku tapi untuk teman-temanku. Banyaki teman-temanku dari teman-temanku mendapatkan surat. Aku agak iri kepada mereka tapi aku tepis rasaku, aku bilang aku disini belajar, hal baik lainnya akan datang seiring dengan waktu. Setelah hari itu semakin banyak surat membanjiri tapi tidak untukku. Tapi aku tidak memusingkan itu, aku bahagia punya teman seperti mereka
No comments:
Post a Comment