Tuesday, April 26, 2011

Cinta Monyet (1)

Cinta Monyet itu indah gimana rasanya mengejar-ngejar gebetan, nelpon rumahnya trus di tutup karena takut ketauan, nanyain ke temen-temennya dia ada yang suka nggak biar serangan kita lancar. Semua itu dilakukan untuk cinta monyet. Gue juga punya cinta monyet dan gue melakukan hal-hal yang biasa dilakukan para pencinta monyet pada umumnya.

Berawal di kelas 3 SMP gue suka sama musuh gue sendiri namanya manusia panas atau hotmen. Dia adalah orang menyebalkan yang pernah gue kenal selama ini. Dia selalu ngatain gue kecil dan itu dilakukan banyak sekali dalam sehari, ngelemparin gue dengan kertas kecil dari belakang cuma buat bikin gue marah dan diapun puas kalo gue udah marah (dasar anak ababil). Dan akhirnya gue juga mengejek dia dengan kata 'congor' karena mulutnya yang mirip corong, lho apa hubungannya? kalo gue pikir sekarang kok jadi nggak nyambung ya? corong dan congor. Hanya perbedaan penempatan huruf saja.

Entah kenapa karena kebiasaan dia mengejek gue itu gue jadi cinta monyet sama dia. Padahal dia itu kurus, tinggi, rambutnya kayak orang kurang gizi, tapi gue suka karena dia maen basketnya keren. Kalo gue inget betapa kerennya dia, ditengah hari dengan keringat bercucuran dia masukin bola ke ring,
"Oh kamu keren sekali" andai kata-kata itu pernah terucap dari bibir gue. Kata-kata yang biasa dikatakan anak-anak ababil. Untugnya gue sekolah sebelum kata ababil itu muncul.
Kata temen-temen gue bapaknya seorang kopral, dan ibunya seorang ibu rumah tangga yang selalu dengan setia mengantar dan menjemput anaknya setelah pulang sekolah. Dan akhirnya muncul ejekan baru Anak Mami. Dan dia pun diam kalo kata-kata itu terlonar dari mulut manis gue hahha, gue serasa superman yang terbang ke awan kalo gue menang mengejek dia.

Mungkin disitulah sisi nyamannya gue dengan dia. Gue suka dia dan gue beneran pengen jadi pacar dia. Gue selalu cari tau apa yang dia suka atau adakah yang dia suka ke temen cowo-cowonya. Gue agresif mencari tau tentang dia, gue tanya nomor teleponnya. Gue bener-bener niat pacaran sama musuh gue

No comments:

Post a Comment