Ternyata sudah 6 tahun kita bersama, yah... kau seperti dulu masih seperti dulu sama seperti diriku. Entah mengapa aku selalu mengenang kebersamaan kita bersama saat itu. Saat pertama kali kita bertemu. Apakah kau ingat waktu kau bilang padaku kau suka padaku pada pandangan pertama? Benarkah? Kau bilang aku bukan tipemu. Rambutku pendek dan itu bukan tipemu. Kau suka wanita berambut panjang tergerai. Aku bukan tipemu tapi kau memilihku, kau tau bagaimana rasanya dicintai pertama kali olehmu? Aku senang, sangat senang karena baru kali ini aku dicintai oleh seorang lelaki sepertimu.
Kau sudah mendengar banyak bagaimana aku kagum padamu waktu perkenalan pertama saat itu di Aula denganmu. Aku duduk di belakang dan mengagumi celoteh konyolmu saat itu. Aku tidak menyangka kaulah yang nantinya akan menjadi pacarku.
Kau tidak romantis bahkan kau tidak mau bersikap romantis padaku. Ya, itulah kau, tak pernah berubah sampai sekarang. Padahal aku menginginkan kau yang romantis tapi itu tidak masalah bagiku sekarang. Kau yang paling romantis saat kau melakukannya. Kaulah lelaki pertama yang memberi kejutan saat ulangtahunku bersama teman-temanmu dan itu adalah hari yang terhebat yang pernah kujalani bersamamu. Aku terharu.
Kukatakan kau tidak romantis tapi aku suka kejadian waktu itu, tidak ada lilin, tidak ada anggur, hanya ada sebuah cincin bukan berlian yang kaukalungkan dileherku saat itu dan kau masih ingat mengatakan apa?
"Jangan lepaskan cincin ini sampai aku menggantinya di gereja"
Aku terdiam, aku tidak bisa mengatakan apa-apa. Apa kau melamarku saat itu? Aku menyebutmu gila saat itu karena saat itu belumlah waktunya. Aku membutuhkan momen yang tepat untuk itu. Tapi aku suka caramu saat itu hingga aku bisa mengingatnya sampai sekarang.
Kau tidak pernah memastikan bahwa kau benar-benar mencintaiku dengan kata-katamu tapi kau selalu melakukan itu dengan caramu. Aku tidak terlalu suka tapi itulah dirimu. Kau memang bukan tipe penggombal dan kau tidak suka disebut seperti itu kan.
Sudah lama kita bersama dan aku mau ini untuk selamanya. Kita sudah banyak bercerita tentang keluarga, masa depan hubungan kita nantinya. Kau paling tahu sifatku sehingga aku tidak bisa mengelak kalau kau mengatakan
"Kamu ini selalu gini, pasti nanti diulang lagi. Kita udah pacaran lama. Aku tahu kamu"
Yah kau benar. Kau memang paling tahu. Dan aku selalu kalah karena kau benar-benar tahu sifatku.
Aku pasti tidak salah memilihmu menjadi pacarku selama ini bahkan temanmu tiba-tiba saja mengatakan ini padaku "Dia baik wid". Aku bisa membaca dari matanya bahwa ini artinya Jangan pernah kau lepaskan dia sampai kapanpun. Kata-kata ini selalu menggangguku ketika aku bertengkar denganmu karena kau benar-benar baik, dan kau tahu benar bagaimana menempatkan wanita yang kaucintai disisimu.
Kau selalu tahu bagaimana caranya dan aku suka dirimu sampai kapanpun. Kau selalu bisa membuat diriku jatuh cinta padamu setiap harinya selama 6 tahun ini dan aku mau kau mencintaiku setiap hari selama-lamanya. Aku tidak akan mengatakan "Aku mencintaimu" tapi aku akan mengatakan bahwa "Aku hanya mencintaimu" karena kaulah satu-satunya.
For My Dearest Hanggara
Happy Anniversary 6th years
Kau sudah mendengar banyak bagaimana aku kagum padamu waktu perkenalan pertama saat itu di Aula denganmu. Aku duduk di belakang dan mengagumi celoteh konyolmu saat itu. Aku tidak menyangka kaulah yang nantinya akan menjadi pacarku.
Kau tidak romantis bahkan kau tidak mau bersikap romantis padaku. Ya, itulah kau, tak pernah berubah sampai sekarang. Padahal aku menginginkan kau yang romantis tapi itu tidak masalah bagiku sekarang. Kau yang paling romantis saat kau melakukannya. Kaulah lelaki pertama yang memberi kejutan saat ulangtahunku bersama teman-temanmu dan itu adalah hari yang terhebat yang pernah kujalani bersamamu. Aku terharu.
Kukatakan kau tidak romantis tapi aku suka kejadian waktu itu, tidak ada lilin, tidak ada anggur, hanya ada sebuah cincin bukan berlian yang kaukalungkan dileherku saat itu dan kau masih ingat mengatakan apa?
"Jangan lepaskan cincin ini sampai aku menggantinya di gereja"
Aku terdiam, aku tidak bisa mengatakan apa-apa. Apa kau melamarku saat itu? Aku menyebutmu gila saat itu karena saat itu belumlah waktunya. Aku membutuhkan momen yang tepat untuk itu. Tapi aku suka caramu saat itu hingga aku bisa mengingatnya sampai sekarang.
Kau tidak pernah memastikan bahwa kau benar-benar mencintaiku dengan kata-katamu tapi kau selalu melakukan itu dengan caramu. Aku tidak terlalu suka tapi itulah dirimu. Kau memang bukan tipe penggombal dan kau tidak suka disebut seperti itu kan.
Sudah lama kita bersama dan aku mau ini untuk selamanya. Kita sudah banyak bercerita tentang keluarga, masa depan hubungan kita nantinya. Kau paling tahu sifatku sehingga aku tidak bisa mengelak kalau kau mengatakan
"Kamu ini selalu gini, pasti nanti diulang lagi. Kita udah pacaran lama. Aku tahu kamu"
Yah kau benar. Kau memang paling tahu. Dan aku selalu kalah karena kau benar-benar tahu sifatku.
Aku pasti tidak salah memilihmu menjadi pacarku selama ini bahkan temanmu tiba-tiba saja mengatakan ini padaku "Dia baik wid". Aku bisa membaca dari matanya bahwa ini artinya Jangan pernah kau lepaskan dia sampai kapanpun. Kata-kata ini selalu menggangguku ketika aku bertengkar denganmu karena kau benar-benar baik, dan kau tahu benar bagaimana menempatkan wanita yang kaucintai disisimu.
Kau selalu tahu bagaimana caranya dan aku suka dirimu sampai kapanpun. Kau selalu bisa membuat diriku jatuh cinta padamu setiap harinya selama 6 tahun ini dan aku mau kau mencintaiku setiap hari selama-lamanya. Aku tidak akan mengatakan "Aku mencintaimu" tapi aku akan mengatakan bahwa "Aku hanya mencintaimu" karena kaulah satu-satunya.
For My Dearest Hanggara
Happy Anniversary 6th years
cie..ciee..
ReplyDeleteuhukk..
longlastt yapp :))
cie akyu hahaha
ReplyDeletehappy anniversary both of you..
ReplyDelete:)
:*
jadii iriiiii,..