Pertama denger stand up comedy lewat twiter. Bang Radit kadang suka ngetwit tentang comic, stand up yang awalnya gue sama sekali gak tau. Tapi suatu kali gue liat tayangan di Metro TV tentang StandUpShow dan ternyata itu bener-bener menghibur. Gue gak bisa bayangin gimana bisa para comic (sebutan buat comedian di stand up comedy) se-realitas itu, dan itu nyata. Mereka bisa memprogram apa yang harus mereka keluarkan. Itu hebat menurut gue.
Banyak hal baik yang sebenernya bisa jadi pembelajaran dari pengalaman para comic ini dan ketika lu pikir lagi, lu pasti akan bilang "bener juga ya". Makanya seperti yang gue bilang tadi ,comedy ini realita , yang ada di sekitar adalah nyata.
Hari itu gue nonton tentang episode yang berkisah tentang derajat wanita dan pria. Wanita itu pengennya sederajat dengan pria, mereka bilang "Gue bisa kok kerja kaya dia (pria)" dengan bangga wanita pasti umumnya ngomong gitu apalagi wanita karir. Tapi ketika genteng rumah bocor dia akan bilang gini " Yang, kamu deh yang benerin gentengnya, aku kan cewek". Nah lo, wanita pengen sederajat tapi saat dia merasa nyaman, giliran yang gak nyaman di kasih ke cowo, itu buruknya. Dan saat gue ngeliat tu TV merasa bersalahlah gue. Bener juga apa yang comic itu bilang.
Mungkin ini demokrasi kebablasan dari zaman dahulu. R.A Kartini emang maunya persamaan derajat antara wanita dan pria tapi mungkin bukan persamaan derajat yang kebablasan. Persamaan derajat yang dimaksud adalah mengenyam pendidikan yang sama. Tapi juga tidak meremehkan keberadaan seorang pria.
Banyak hal baik yang sebenernya bisa jadi pembelajaran dari pengalaman para comic ini dan ketika lu pikir lagi, lu pasti akan bilang "bener juga ya". Makanya seperti yang gue bilang tadi ,comedy ini realita , yang ada di sekitar adalah nyata.
Hari itu gue nonton tentang episode yang berkisah tentang derajat wanita dan pria. Wanita itu pengennya sederajat dengan pria, mereka bilang "Gue bisa kok kerja kaya dia (pria)" dengan bangga wanita pasti umumnya ngomong gitu apalagi wanita karir. Tapi ketika genteng rumah bocor dia akan bilang gini " Yang, kamu deh yang benerin gentengnya, aku kan cewek". Nah lo, wanita pengen sederajat tapi saat dia merasa nyaman, giliran yang gak nyaman di kasih ke cowo, itu buruknya. Dan saat gue ngeliat tu TV merasa bersalahlah gue. Bener juga apa yang comic itu bilang.
Mungkin ini demokrasi kebablasan dari zaman dahulu. R.A Kartini emang maunya persamaan derajat antara wanita dan pria tapi mungkin bukan persamaan derajat yang kebablasan. Persamaan derajat yang dimaksud adalah mengenyam pendidikan yang sama. Tapi juga tidak meremehkan keberadaan seorang pria.
No comments:
Post a Comment