Friday, February 4, 2011

ONDELon-ONDELon

Karena rasa ingin tahu yang begitu besar berapa angpao yang didapat angga, tiba-tiba gue nyeletuk gini

Gue : Dapet angpao berapa?

Angga : Ih nggak boleh kasih tau taukk..

Gue: pelit lu..si delon aja tadi di infotainment ngasih tau tuh angpaonya

Angga: Kan yang ngasih angpaonya dia

Gue : Bukannn..dia dapet angpao dari ibunya trus nunjukkin duitnya yang biru2 itu...tau kan lu

Angga: Delon kan bukan orang cina

Gue : Ih dia tu cina tau..keliatan juga (gue mulai kesel)

Angga : Dia itu orang betawi

Gue: Lho?(gue jadi bingung, ne orang sinting apa apa ya?)

Angga : iya kan namanya ONDELon-ONDELon

Gue langsung diem dan ketawa terbahak bahak hahahha...bisa sinting gue punya pacar kayak dia

One Interesting Conversation

Im just repost from my friend notes but its great conversation so i share with you..Do you read that?

An Atheist Professor of Philosophy was speaking to his Class on the problem Science has with God, the Almighty.
He asked one of his new Christian students to stand.

Student: Yes, sir.
Professor: So, you believe in God?
Student: Absolutely, sir.
Professor: Is God good?
Student: Sure.
Professor: My brother died of cancer, even though he prayed to God to heal him. Most of us would attempt to help others who are ill. But God didn’t. How is God good, then? Hmm?
(Student was silent)

Professor: You can’t answer, can you? Let’s start again, young fella. Is God good?
Student: Yes.
Professor: Is Satan good?
Student: No.
Professor: Where does Satan come from?
Student: From.. God.
Professor: That’s right. Tell me son, is there evil in this world?
Student: Yes.
Professor: Evil is everywhere, isn’t it? And God did make everything. Correct?
Student: Yes.
Professor: So who created evil?
(Student didn’t answer)

Professor: Is there sickness? Immortality? Hatred? Ugliness? All these terrible things exist in the world, don’t they?
Student: Yes, sir.
Professor: So, who created them?
(Student had no answer)

Professor: Science says you have 5 senses you use to identify and observe the world around you. Tell me, son.. have you ever seen God?
Student: No, sir.
Professor: Tell us if you have ever heard your God.
Student: No, sir.
Professor: Have you ever felt your God, tasted your God, smelt your God? Have you ever had any sensory perception of God, for that matter?
Student: No, sir. I’m afraid I haven’t.
Professor: Yet you still believe in Him?
Student: Yes.
Professor: According to empirical, testable, demonstrable protocol, Science says your God doesn’t exist. What do you say to that, son?
Student: Nothing. I only have my Faith.
Professor: Yes, Faith. And that is the problem Science has.

Student: Professor, is there such a thing as Heat?
Professor: Yes.
Student: And is there such a thing as Cold?
Professor: Yes.
Student: No, sir, there isn’t.
(The Lecture Theatre became very quiet with this turn of events)

Student: Sir, you can have lots of heat, even more heat, superheat, mega heat, white heat, a little heat or no heat. But we don’t have anything called cold. We can hit 458 Degrees below Zero which is no heat, but we can’t go any further after that. There is no such thing as cold. Cold is only a word we use to describe the absence of Heat. We cannot measure cold. Heat is energy. Cold is not the opposite of heat, sir, just the absence of it.
(There was a pon-drop silence in the Lecture Theatre)

Student: What about darkness, Professor? Is there such a thing as darkness?
Professor: Yes. What is night if there isn’t darkness?
Student: You’re wrong again, sir. Darkness is the absence of something. You can have Low Light, Normal Light, Bright Light, Flashing Light… But if you have No Light constantly, you have nothing and it’s called Darkness, isn’t it? In reality, darkness isn’t. If it is, You would be able to make darkness darker, wouldn’t you?
Professor: So what is the point you are making, young man?
Student: Sir, my point is, your Philosophical Premise is flawed.
Professor: Flawed? Can you explain how?
Student: Sir, you are working on the Premise of Duality. You argue there is Life and then there is Death, a good God and a bad God. You are viewing the concept of God as something finite, something we can measure. Sir, Science can’t even explain a thought. It uses electricity and magnetism, but has never seen, much less fully understood either one. To view death as the opposite of life is to be ignorant of the fact that death cannot exist as a substantive thing. Death is not the opposite of life, just the absence of it. Now tell me, Professor, do you teach your students that they evolved from a monkey?
Professor: If you are referring to the Natural Evolutionary Process, yes of course, I do.
Student: Have you ever observed Evolution with your own eyes, sir?
(The professor shook his head with a smile, beginning to realize where the argument was going)

Student: Since no one has ever observed the Process of Evolution at work and cannot even prove that this process is an on-going endeavor, are you not teaching your opinion, sir? Are you not a Scientist but a Preacher?
(The class was in uproar)

Student: Is there anyone in the class who has ever seen the Professor’s brain?
(The class broke out into laughter)

Student: Is there anyone here who has ever heard the Professor’s brain, felt it, touched or smelt it? .. No one appears to have done so. So, according to the established Rules of Empirical, Stable and Demonstrable Protocol, Science says that you have no brain, sir. With all due respect, sir, how do we then trust your lectures?
(The room was silent. The Professor stared at the student, his face unfathomable)

Professor: I guess you’ll have to take them on Faith, son.
Student: That is it, sir.. exactly! The link between man and God is Faith. That is all that keeps things alive and moving!

That student was ALBERT EINSTEIN. =)


10 Things I Hate About You

I hate the way you look at me
Because I fallin in love with it

I hate your careless
It brings a mistery about you

I hate your kindness
That makes me want to near beside you

I hate being  without you
There is my big lose

I hate the way you treat me
That reminds me not to much hope

I hate you never call me anymore
It make me keep waiting

I hate thinking about you
And I didnt know how do you thinking

I hate you when you say love me
You dont know much I Love You

I hate being alone
Remind me that can share with you

I hate coz I never could hate you
Even I couldnt reach you
Someday well know why I still love you
There is TRUE LOVE

Wednesday, February 2, 2011

Tiba-tiba Melihat Tulisan ini

Niatnya sih mau baca komik, gue buka lemari dan tadaaaaa...yang gue liat adalah buku gue yang amat sangat seperti kapal pecah di dalam rak buku. Alhasil gue keluarin semua buku trus gue susun ulang, tapi banyak hal yang menghentiklan niat gue beresin buku ketika gue liat tumpukan album, ketika gue liat diary gue di sma, dan ketika gue liat sebuah list ini.

Tulisannya simpel kok judulnya Yang Pernah Kita Lakuin. Gue nggak nggak ngerti kenapa waktu gue SMA dulu nulis-nulis kayak gini, entah gue kangen pacar yang LDR sama gue, entah nggak ada kerjaan, entah pengen aja inget-inget. Tulisan ini bener-bener bikin gue memutar kembali memori jadul gue.

Yang Pernah Kita Lakuin :
1. Beli kelengkeng bareng
2. Ambil laundrian bareng
3. Makan kupat tahu bareng
4. Makan Lotek bareng
5. Beli molen yang harganya cepe-an di pasar bedono (yang paling gue suka,murah meriah,enak)
6. Beli oralit buat sembuhin sakit perut cap10
7. Ke Muncul, liat orang berenang
8. Ke Museum Palagan, naek becak bareng
9. Makan pecel lele
10. Makan soto
11. Ke Kerep
12. Ke Semarang, makan di McD cap10 malu-maluin, ke toko buku juga
13. Ikut do-ling bareng
14. Ke gereja bareng
15. Ketemuan di perpus
16. Belajar gambar dari cap10
17. Jenguk Diana bareng
18. Gendong Widya
19. Nyari bunga dandelion trus ditiup bareng
20. Ke Museum Kereta Api Ambarawa
21. Makan malem disuapin cap10
22. Kalo gue sakit dibikinin susu plus omelannya yang amat cerewet
23. Ngomongin  kejelekan guru
24. Main kasti bareng
25. Main panco
26. Main ayam-ayam-an
27. Lagu Tercipta untukmu
28. Nampar2 pipi
29. Makan nasi padang bareng
30. Doa novena bareng
31. Belajar B.Inggris
32. Mencuri snack anak Asisi
33. Beli lekers saking lapernya
34. Main PS bola bareng
35. Minum jus wortel bareng
36. PP ke Bekasi bareng
37. Kerumah widya
38. Cap10 jatoh terus dijahit, betapa kuatirnya gue

Ini semua list yang gue tulis. Motif dibalik gue nulis ini juga nggak jelas, yang penting setidaknya gue nggak Bete hari ini dan gue nggak bikin orang rugi

Tuesday, February 1, 2011

Kisah yang selalu kukenang

Aku bukanlah orang yang pandai menulis dan aku orang yang malas sekali membaca kecuali ada hal-hal menarik untuk kubaca. Aku menulis ini karena aku hanya ingin seperti kisah sebelumnya.
Setelah hari itu, aku memiliki kakak angkat namanya Siska dan Anna. Mereka sebenarnya adalah kakak kelasku tapi mereka mengangkatku sebagai adik angkatnya. Aku bertanya mengapa mereka mengangkat aku? karena aku lucu pastinya hahaha. Kakakku Siska punya pacar, namanya Randy, anak unit Asisi. Tiba-tiba ketika jam gerbang cinta, jam 7 malam tepatnya, aku dipanggil ke gerbang oleh kakakku. Aku sebenarnya agak ragu kesana soalnya aku nggak begitu suka dengan suasananya, banyak orang pacaran disana tepatnya. Gerbang itulah yang menghubungkan asrama putra dan putri, dan hanya jam 7 saja gerbang dibuka dan para pria bisa menemui wanitanya. Aku diperkenalkan dengan pacarnya yang bernama Randy itu, dan kesan pertamaku adalah 'bau rokok banget sih ne cowo', dan tiba-tiba Randy mengenalkan aku dengan temannya yang katanya ingin berkenalan dengan aku yaitu cap10 (baca kapten, nama sebenarnya hanggara). Aku benar-benar tidak menduga itu adalah dia. Kakak yang sempat rasani-kata orang jawa-waktu perkenalan kemarin. Aku benar-benar tidak menduganya. Dia mengajakku berbicara di gerbang itu, aku benar-benar tidak merasa nyaman untuk pertama kalinya di gerbang itu. Dia bertanya aku darimana, sekolah dimana, sampai aku dan dia akhirnya kehabisan kata-kata dan aku hanya diam saja. Aku tidak bertanya apapun padanya, aku hanya diam bila tidak ditanya. Rasanya aku benar-benar ingin meninggalkan tempat itu.
Akhirnyapun aku mempunyai suatu alasan untuk pergi darisana..akhirnya..

Hampir setiap jam gerbang aku dipanggil olehnya, dan pertanyaannya selalu itu dan itu dan akhirnya aku merasa bosan. Suatu saat dia bertanya 'Kok lu diem aja sih?' dan akupun menjawab 'Abisnya lu nanya mulu dimana rumah gw? dan bla bla bla bla' dan kukatakan aku tidak mau menemuinya lagi di gerbang, jangan disana lebih baik melalui surat saja, aku juga memberi banyak alasan kalau aku ingin mengerjakan peer fisika yang banyak dan lain sebagainya. Karena aku saat itu tidak menyukainya sama sekali.

Kisah yang selalu kukenang

Aku nggak tau apakah ini harus kutulis? tapi aku mau mengungkapkannya karena aku suka mengenang memori indah bersamanya.
Hari itu untuk pertama kalinya aku masuk SMA di tahun 2005. Aku bersekolah di luar kota di daerah Jawa Tengah, disanapun aku berasrama jadi aku akan jauh dari orangtua. Tepatnya adalah malam itu ketika semua penghuni asrama telah tiba, yang kumaksud adalah semua kakak kelas,karena aku dan teman-teman memang tiba lebih awal untuk mengikuti MOS. Di asramaku memang ada tradisi perkenalan asrama dengan masing-masing unit. Unit adalah pembagian berdasarkan ruangan dan angkatan misalnya unit angela untuk kelas 1, unit marcelina untuk kelas 2 dst. Oh ya di asramaku bukan hanya wanita saja tetapi ada juga pria tapi asrama kami dipisahkan hanya dengan sebuh gerbang,gerbang cinta namanya,aku akan menjelaskan ini nantinya.

Kembali ke malam itu, ya katanya tiap unit harus mempersiapkan penampilan mereka saat perkenalan, entah menyanyi, drama ataupun apapun dan diakhir penampilan ketua unit akan memperkenalkan masing-masing dari unitnya. Unitku adalah unit Angela. Aku ingat sekali saat itu bagaimana aku dan teman-teman masih merasa malu sekali untuk memperkenalkan diri, aku dan teman-teman menyanyikan. Beginilah syairnya kalau aku tidak salah.

Sekolah Sedes merupakan tempat belajar yang asik
Oh senangnya aku senang sekali
Kalau begini akupun jadi betah
Berusaha mengejar cita-cita
Matahari menyinari semua perasaan cinta
Kita semua akan bertahan disini
tu,wa ga,pat
aaaaaaa
sesa sedes sapientie
sekolah paling seru tiada duanya
diantara sekolah swasta (ini kata2 paling bohong setelah aku dan teman-teman merasakannya hahaha)

Ya kira-kira begitulah syairnya. Yang mau aku ceritakan bukan teman-temanku tapi dia. Dia adalah kakak kelas 3, mereka dari unit Asisi, asrama pria. Aku duduk paling belakang,saat itu aku memang cukup pendiam dan pemalu. Mereka menampilkan sebuah drama kalau aku tidak salah. Dia sebagai narator banyak berceloteh dan bergurau dan itu sangatlah lucu, aku menyukainya, aku menyukai gurauan dia. Aku tiba-tiba berkata dalam hati 'kakak ini lucu ya, siapa namanya' hanya itu yang kukatakan tidak ada yang lainnya. Ya, dia meninggalkan kesan yang baik padaku untuk pertama kalinya. Dan setelah malam perkenalan itu, banyak sekali surat-surat datang dari asrama pria untuk mengajak kenalan tapi surat itu bukan untukku tapi untuk teman-temanku. Banyaki teman-temanku dari teman-temanku mendapatkan surat. Aku agak iri kepada mereka tapi aku tepis rasaku, aku bilang aku disini belajar, hal baik lainnya akan datang seiring dengan waktu. Setelah hari itu semakin banyak surat membanjiri tapi tidak untukku. Tapi aku tidak memusingkan itu, aku bahagia punya teman seperti mereka

Monday, January 31, 2011

Bagaimana bila merasa kehilangan?

Pernahkah kamu merasa apabila sesuatu yang kamu miliki tiba-tiba hilang dengan sekejap tanpa pesan tanpa jejak yang tertinggal? Kadangkala aku merasa bahkan tiba-tiba terpikir bagaimana rasa kehilangan itu terjadi. Tiba-tiba berpikir bagaimana kalau dia .........., bagaimana bila ..............., aku juga tidak mengerti kenapa aku selalu memikirkan hal yang terburuk. Aku berharap hal yang terbaik datang dan sesuai dengan apa yang aku inginkan. Aku selalu mensugestikan bahwa hal yang baik akan datang pada akhirnya , tapi mengapa kecemasan selalu datang ketika aku lengah, ketika aku merasa ini bukan yang terbaik, dan mengapa aku menangis bila kehilangan itu belum terjadi.

Aku sering kali membayangkan hal yang terburuk, betapa bodohnya aku selalu begitu. Kenapa tidak hal yang terbaik saja yang kupikirkan? Setidaknya aku tidak akan kecewa sangat besar bila hal yang terbaik itu gagal. Tapi bila setiap kali aku merasa kehilangan dan menangis itu mengubah hidupku. Memikirkan hal hal buruk ketika kita dalam situasi yang buruk mendorong diriku untuk berbuat baik. Sepertinya hal itu perlu tapi sebaiknya juga tidak karena segala sesuatu yang positif akan datang bila kita berpikiran positif. Dan aku tahu bahwa aku butuh teman untuk bicara sepertimu.